SEO timeline adalah alur perencanaan strategi SEO yang dikategorikan dalam tahap-tahap tertentu berdasarkan jangka waktu yang telah ditetapkan.
Pada setiap tahapnya, fokus optimasi akan dibedakan. Aktivitasnya pun akan terperinci lagi seperti riset keyword, optimisasi on-page, link building, dan analisis data.
Adanya jadwal aktivitas optimasi website menggunakan SEO timeline ini dapat membantu memastikan alur kerja yang telah ditetapkan.
Maka dari itu, diharapkan tim yang terkait dapat menyelesaikan tugasnya sesuai dengan jadwal agar rencana optimasi dapat terlaksana secara terukur dan efektif.
Memahami SEO timeline saja tidak cukup untuk membantu Anda memaksimalkan upaya optimasi website.
Untuk itu, Anda perlu mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi SEO agar dapat membantu membuat timeline yang sesuai dengan kebutuhan.
Mengingat SEO merupakan strategi yang membutuhkan waktu lama untuk membuahkan hasil, kenali beberapa faktor yang berpengaruh pada performa website berikut:
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, SEO adalah strategi optimasi website yang membutuhkan waktu lama.
Tidak seperti SEA (search engine advertising) yang mengandalkan iklan untuk kebutuhan konversi dalam waktu singkat, SEO mengandalkan organic traffic untuk meningkatkan visibilitas di SERP.
Maka dari itu, untuk mempercepat SEO timeline dan memaksimalkan performa optimasi, Anda perlu melaksanakan beberapa hal berikut:
Salah satu hal yang sangat diprioritaskan dalam SEO adalah pembuatan konten berkualitas. Untuk mendatangkan trafik secara organik, konten yang dibuat pun perlu menjawab pertanyaan pengguna.
Secara otomatis, konten yang berisi informasi relevan pun akan lebih mudah menempati ranking tinggi karena relevansinya dengan keyword pada search query.
Oleh karena itu, penting membuat artikel SEO friendly yang berisi informasi relevan dengan topik pencarian.
Pastikan keyword digunakan secara ideal yaitu dengan kisaran 1% hingga 2% per konten. Cek keyword density dengan menggunakan Word Counter dari cmlabs.
Di samping penggunaan keyword pada badan konten, pastikan untuk memasukkannya di title tag dan meta description.
Dengan begitu, penilai kualitas artikel seperti Google Rater dapat memberikan nilai tinggi kepada halaman website Anda.
Mengingat SEO membutuhkan waktu untuk mencapai hasil optimal, Anda pun perlu menargetkan KPI (Key Performance Indicator) yang sesuai dengan upaya optimasi.
Untuk mengukur performa website secara tepat, akan lebih logis jika Anda menargetkan pencapaian yang lebih kecil dulu.
Selang beberapa bulan kemudian, target KPI dapat ditingkatkan secara berkala dan diawasi agar hasil pencapaian meningkat secara berkala.
Salah satu hambatan yang paling sering ditemui dalam proyek optimasi website adalah kurangnya komunikasi antar tim.
Hal tersebut dapat menyebabkan sulitnya pemecahan masalah yang seharusnya membutuhkan waktu singkat.
Maka dari itu, pastikan untuk melancarkan alur komunikasi agar proses implementasi upaya SEO bisa lebih lancar dan hasilnya dapat dilihat secepat mungkin.

Firda Amalia Mahmud
Berlangganan Newsletter kami
Masukkan alamat email anda untuk menerima notifikasi Newsletter kami